Pintu masuk NICE PIK 2 sudah ramai sebelum pameran resmi dibuka. Sebagian datang berpasangan, membawa map berisi berkas. Sebagian lagi sendirian, jelas baru pulang atau justru berangkat kerja, mampir dulu karena kebetulan lewat. Danantara Housing Expo berlangsung 27 sampai 30 Agustus 2026, dan Easy Home Solution ikut membuka booth di dalamnya.
Antrean di pintu masuk NICE PIK 2 pada hari pertama pameran.
Kenapa kami ikut
Sebagian besar percakapan kami dengan calon pembeli rumah terjadi lewat layar. Orang mengisi form, mengirim pesan, menunggu balasan. Cara itu bekerja, tapi ada satu hal yang tidak bisa digantikan: duduk berhadapan lalu membuka angkanya bersama-sama.
Pameran seperti ini memberi kesempatan itu. Orang yang sudah tiga bulan bimbang soal apakah gajinya cukup untuk rumah incarannya bisa mendapat jawabannya dalam lima belas menit, di meja yang sama, dengan orang yang bisa langsung ditanya balik.
Booth S05
Kami menempati booth S05, di deret bawah aula, bersebelahan dengan S04 dan S06. Kalau Anda butuh penunjuk arah yang lebih jelas, ada denahnya lengkap dengan tanda di halaman lokasi booth kami.
Booth S05. Meja konsultasi di kanan, ruang duduk di kiri, dan layar untuk menunjukkan
perhitungan langsung ke pengunjung.
Yang kami bawa ke sini bukan brosur. Empat layanan yang biasanya dikerjakan lewat aplikasi kami pindahkan ke meja: cek harga rumah, simulasi dan pengajuan KPR, take over KPR dari bank lain, serta pinjaman multiguna dengan agunan sertifikat rumah. Aset AYDA milik bank, yaitu rumah yang diambil alih bank lalu dijual kembali, juga bisa ditanyakan di tempat.
Pertanyaan yang paling sering muncul
Dua pertanyaan berulang hampir sepanjang hari.
Yang pertama, “rumah ini harganya wajar tidak?” Untuk itu kami pakai Goval. Pengunjung menyebut alamat atau menunjuk lokasinya, dan estimasi harga pasarnya keluar saat itu juga, lalu dikirim ke nomor WhatsApp mereka supaya tidak hilang begitu keluar dari booth. Perlu ditegaskan bahwa sifatnya perkiraan, bukan penilaian resmi. Tapi untuk memutuskan apakah sebuah penawaran layak ditawar atau langsung ditinggalkan, angka itu sudah cukup.
Yang kedua, “cicilan saya nanti berapa?” Ini yang biasanya memakan waktu lebih lama, karena jawabannya bergantung pada uang muka, tenor, dan bunga bank mana yang dipakai. Kami buka perbandingannya di layar, ubah angkanya sesuai kemampuan orangnya, lalu lihat mana yang masuk akal. Beberapa pengunjung pulang dengan kesimpulan bahwa rumah incarannya terlalu berat, dan menurut kami itu juga hasil yang baik. Lebih baik tahu sekarang daripada tahu setelah akad.
Ada juga yang datang bukan untuk membeli, melainkan karena cicilan KPR yang berjalan terasa memberatkan. Untuk mereka, hitungannya berbeda: berapa yang bisa dihemat kalau kreditnya dipindahkan ke bank lain, dan apakah selisihnya sepadan dengan biaya pindahnya.
Ir. Dian Takdir Badrsyah dari Danantara menyempatkan mampir ke booth kami.
Kami juga berterima kasih atas kunjungan Ir. Dian Takdir Badrsyah dari Danantara ke booth S05. Obrolannya singkat, tapi menyenangkan, dan kami senang bisa menunjukkan langsung apa yang sedang kami kerjakan.
Masih terbuka sampai 30 Agustus
Pameran berjalan sampai Minggu, 30 Agustus 2026, buka setiap hari pukul 10.00 sampai 20.00 WIB. Kami ada di booth S05 sepanjang jam itu.
Tidak perlu membawa apa-apa untuk sekadar bertanya. Kalau ternyata Anda ingin melanjutkan sampai pengajuan, tim kami akan menyebutkan berkas apa saja yang perlu disiapkan, dan sebagian besarnya bisa menyusul belakangan. Yang penting datang dulu, dan lihat angkanya.