Layanan Pembiayaan · Multiguna
Butuh dana besar? Rumah tetap milik Anda.
Jadikan properti Anda agunan untuk dana tunai yang bebas dipakai — cek dulu estimasi plafonnya, kami dampingi sampai dana cair.
- Dana bebas dipakai
- Didampingi sampai dana cair
Kenapa lewat Easy Home Solution
Dana besar tanpa melepas aset.
Menjual rumah demi dana cepat sering jadi penyesalan. Multiguna membuka nilai properti Anda tanpa kehilangan kepemilikannya — dan kami temani prosesnya.
-
Tanpa menjual properti
Rumah tetap milik dan ditinggali Anda — sertifikatnya yang bekerja sebagai agunan. Setelah lunas, agunan kembali sepenuhnya.
-
Bunga lebih ringan dari pinjaman tanpa agunan
Karena ada properti sebagai jaminan, bunga multiguna umumnya jauh di bawah KTA atau kartu kredit — plafonnya pun jauh lebih besar.
-
Didampingi sampai dana cair, gratis
Dari cek plafon, appraisal bank, sampai akad kredit — ada tim yang bisa ditanya kapan saja. Tanpa biaya pendampingan.
Bagaimana prosesnya?
- 1
Cek plafon
Masukkan perkiraan nilai properti — estimasi plafon pinjaman langsung terlihat.
- 2
Siapkan dokumen
Sertifikat, identitas, dan bukti penghasilan — kami periksa kelengkapannya dulu.
- 3
Penilaian & pengajuan
Bank menilai properti Anda, lalu berkas diajukan ke bank dengan penawaran terbaik.
-
Dana cair
Akad kredit, dan dana tunai masuk ke rekening Anda — bebas dipakai.
Cocok untuk Anda yang…
- Punya properti bersertifikat atas nama sendiri dan butuh dana tunai.
- Butuh modal usaha, biaya renovasi, atau pendidikan dengan bunga lebih rendah dari pinjaman tanpa agunan.
- Ingin tahu berapa plafon yang bisa didapat dari nilai properti Anda.
Pertanyaan umum
Apa itu kredit multiguna?
Kredit multiguna adalah pinjaman dengan agunan properti yang sudah Anda miliki. Berbeda dengan KPR, dananya cair sebagai uang tunai dan bebas dipakai untuk kebutuhan apa pun — modal usaha, renovasi, pendidikan, dan lainnya.
Apa bedanya dengan KPR?
KPR membiayai pembelian rumah baru, dan rumah itulah agunannya. Multiguna sebaliknya: rumah yang sudah Anda miliki dijadikan agunan, dan dananya bebas dipakai — bukan untuk membeli properti tersebut.
Apa saja syaratnya?
Syarat utamanya sertifikat properti (SHM/SHGB) atas nama Anda sendiri, ditambah dokumen identitas dan penghasilan. Plafon pinjaman mengikuti penilaian bank atas nilai properti Anda.
Dokumen apa saja yang dibutuhkan?
Umumnya: KTP, NPWP, slip gaji atau laporan keuangan usaha, rekening koran 3 bulan terakhir, serta dokumen properti (sertifikat, IMB/PBG, PBB). Tim kami memberitahu daftar pastinya sesuai bank.
Berapa lama prosesnya?
Termasuk penilaian (appraisal) properti oleh bank, prosesnya umumnya 2–4 minggu setelah dokumen lengkap. Tim kami mendampingi sampai dana cair.